Rabu, 18 Desember 2013

Matematika

Filsafat Matematika 1: Rumus Kejujuran

“Katakan yang benar itu adalah benar, dan yang salah itu adalah salah”
Hukum kehidupan di atas dapat kita sederhanakan dalam bahasa matematika yang sederhana, yaitu sebagai berikut :
1.   +  x  +   =   +
2.   -   x   -   =   +
3.   +  x   -   =   -
4.   -   x   +  =   -
Hukum matematika di atas jika dibahasakan secara lugas berbunyi :
1.  Sesuatu yang benar (+) jika dikatakan benar (+) adalah benar (+)
2.  Sesuatu yang salah (-) jika dikatakan (-) juga merupakan sesuatu yang benar (+).
3.  Sesuatu yang benar (+) jika dikatakan salah (-) adalah salah (-)
4.  Demikian sebaliknya, sesuatu yang salah (-) jika dikatakan benar (+) adalah salah (-).
   Disamping sebagai bahasa maka matematika juga berfungsi sebagai alat berpikir. Yaitu, ilmu pengetahuan yang mendasarkan kepada analisis dalam menarik kesimpulan menurut suatu pola berpikir tertentu. Dan pada dasarnya matematika merupakan ilmu pengetahuan yang disusun secara konsisten berdasarkan logika deduktif.
     Bagi dunia ke-ilmuan matematika berperan sebagai bahasa simbolik yang memungkinkan terwujudnya komunikasi yang cermat dan tepat. Sebagaimana sarana ilmiah maka matematika itu sendiri tidak mengandung kebenaran tentang sesuatu yang bersifat faktual mengenai dunia empiris. Matematika merupakan alat yang memungkinkan di temukannya serta di komunikasikannyakebenaran ilmiah lewat berbagai disiplin keilmuan.
       Matematika merupakan bahasa artifisial yang di kembangkan untuk menjawab kekurangan bahasa verbal yang bersifat alamiah. Untuk itu, maka di perlukan usaha tertentu untuk menguasai matematika dalam bentuk kegiatan belajar. Bagi ilmu itu sendiri matematika menyebabkan perkembangan yang cepat. Tanpa matematika maka pengetahuan akan berhenti pada tahap kualitatif yang tidak memungkinkan untuk meningkatkan penalarannya lebih jauh.
      Angka tidak bertujuan menggantikan kata-kata, pengukuran sekadar unsur dalam menjelaskan persoalan yang menjadi pokok analisis utama. Teknik matematika yang tinggi bukan merupakan penghalang untuk mengkomunikasikan pernyataan yang dikandungnya dalam kalimat-kalimat yang sederhana. Kebenaran yang merupakan fundasi dasar dari tiap pengetahuan.